Kapan Infused Water Diminum?

2 min read

Kapan infused water diminum?

Kapan infused water diminum masih menjadi salah satu pertanyaan yang paling banyak dicari oleh orang-orang agar bisa memperoleh manfaatnya secara lebih optimal.

Infused water menjadi salah satu minuman yang menyehatkan dibandingkan dengan minuman yang mengandung gula, karena cocok dijadikan sebagai detoksifikasi tubuh.

Detoksifikasi tubuh merupakan salah satu cara dan usaha bagi tubuh dalam mengeluarkan racun. Detoksifikasi ini dapat dilakukan melalui olahraga, hingga konsumsi infused water.

Lantas, yang masih menjadi pertanyaan hingga saat ini, kapan infused water diminum? Kapan sebaiknya minum infused water itu, apakah pagi hari, siang hari, malam hari, atau malah di jam-jam tertentu?

Kapan Infused Water Diminum?

Kapan infused water diminum?

Infused water menjadi salah satu minuman yang menyehatkan, di mana di dalamnya terdapat campuran buah-buah segar, seperti apel, jeruk, jeruk nipis, lemon, timun, strawberry, dan banyak lagi lainnya.

Infused water menjadi cara yang unik untuk menikmati santapan minuman dengan rasa yang lebih bervariatif dan manfaat yang optimal bisa didapatkan.

Karakteristik rasa dari infused water yang dirasakan, seperti:

  • Manis dan asam yang menyatu menjadi satu
  • Perpaduan rasa segar yang alami tanpa bahan kimia
  • Sedikit hambar, tetapi masih memiliki karakter rasa buah yang kuat

Lantas, kapan sebaiknya minum infused water yang direkomendasikan untuk memperoleh manfaatnya secara optimal dengan baik?

Infused water dapat diminum atau dikonsumsi kapan saja sesuai dengan kebutuhan. Mau itu pagi hari, siang hari, ataupun malam hari, tidak menjadi masalah.

Akan tetapi, alangkah baiknya sebelum meminum atau konsumsi infused water, alangkah baiknya perut harus diisi terlebih dahulu oleh makanan, setidaknya oleh roti ataupun nasi.

Infused water boleh dikonsumsi kapan saja, karena belum adanya penelitian yang menyebutkan mengenai kapan waktu yang tepat minum infused water itu sendiri.

Infused water juga memiliki manfaat yang sangat baik apabila memiliki racikan buah yang pas dan menyehatkan.

Tidak hanya dapat dijadikan sebagai detoksifikasi tubuh, infused water juga bisa mengendalikan berat badan atau membantu program diet kamu, sehingga berat badan yang dimiliki bisa berkurang.

Setelah mengetahui jika infused water dapat diminum kapan saja, tentu muncul pertanyaan selanjutnya, bolehkah infused water diminum setiap hari?

Jawabannya, tidak disarankan. Ada beberapa alasan yang mendasarinya, seperti:

  • Banyak sumber nutrisi lain yang harus divariasikan bagi tubuh, jadi jangan hanya fokus pada infused water saja
  • Rasa asam yang dihasilkan, kadang “tidak baik” bagi sebagian penderita atau orang
  • Cara pembuatan yang terkesan agak memakan banyak waktu, sehingga memungkinkan pembuatannya dalam beberapa case bisa jadi tidak higienis
  • Harus diselingi dengan air putih dan konsumsi makanan yang sehat dan bergizi
  • Perlu diimbangi juga dengan gaya hidup yang sehat dan baik, seperti melakukan olahraga rutin

Yang paling terpenting, ada begitu banyak sumber nutrisi lain yang menyehatkan. Salah satunya buah yang dapat dikonsumsi secara langsung dan kandungan nutrisinya tetap terjaga.

Boleh hanya sesekali atau dalam beberapa case bisa dibuat menjadi infused water yang menyehatkan dan menyegarkan bagi kesehatan tubuh.

Baca juga: Efek Samping Infused Water

Mengapa Perut Harus Diisi Terlebih Dahulu?

Sarapan

Penting untuk mengetahui pengetahuan mengenai kapan infused water diminum sebelum mengonsumsinya.

Hal ini menjadi salah satu alasan tersendiri, di mana infused water itu adalah minuman yang terbuat dari buah-buahan yang segar dan cenderung memiliki rasa asam.

Rasa asam yang dihasilkan oleh buah ini bisa memicu kenaikan tingkat asam lambung dan membuat gejalanya menjadi tidak nyaman.

Apa itu asam lambung? Dilansir dari Klik Dokter, asam lambung adalah gambaran ketidaknyamanan atau rasa nyeri pada perut bagian atas.

Gejala yang mungkin terjadi pada penyakit asam lambung, seperti:

  • Nyeri
  • Rasa panas atau terbakar
  • Rasa tidak nyaman pada perut bagian atas
  • Rasa mudah kenyang
  • Rasa penuh secara berlebih setelah makan
  • Mual atau muntah
  • Kembung

Tidak hanya minuman, buah yang mengandung lemak dan asam yang tinggi seperti jeruk maupun tomat menjadi salah satu pemicu paling sering terjadinya asam lambung.

Tidak hanya infused water saja yang perlu dihindari dikonsumsi saat perut masih kosong, berikut ini beberapa minuman lain yang juga berbahaya dikonsumsi saat perut masih kosong:

  • Kopi
  • Teh
  • Yoghurt
  • Produk susu fermentasi

Baca juga: Apakah Infused Water Bisa Menurunkan Berat Badan?

Akhir Kata

Mengenai pertanyaan kapan infused water diminum, sebenarnya jawabannya tidak ada patokan khusus kapan harus mengonsumsinya.

Akan tetapi, jika ingin mencoba untuk mengonsumsi di pagi hari, pastikan kondisi perut sedang tidak kosong untuk meminimalisir risiko terjadinya penyakit asam lambung.

Di pagi hari, paling tidak perut harus diisi oleh makan makanan yang berat, baik itu berupa nasi, roti, oat, dan lain sebagainya untuk menunjang kebutuhan tubuh agar lebih sehat dan tidak menimbulkan penyakit.

Yang penting untuk diketahui juga, infused water saat sudah dibuka harus langsung segera dihabiskan. Jika ingin tidak langsung dihabiskan, diletakkan kembali pada freezer dan jangan pada suhu ruangan.

Apakah Infused Water Harus Menggunakan Botol Kaca?

Ada begitu banyak pertanyaan terkait dari infused water itu sendiri, salah satunya apakah infused water harus menggunakan botol kaca? Memang infused water menjadi problematika...
Habibullah
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published.